Media Televisi Afghanistan Ikuti Kebijakan Pemerintahan Taliban Program Tayang Diganti

SERAMBINEWS.COM, KABUL - jaringan televisi swasta paling populer di Afghanistan secara sukarela mengganti sinetron dan acara musik Turki yang sensual.

Diganti dengan program tayang yang disesuaikan dengan penguasa baru Taliban.

Dimana telah mengeluarkan arahan samar ke media televisi agar tidak boleh bertentangan dengan hukum Islam atau merugikan kepentingan nasional.

Namun, stasiun-stasiun berita independen Afghanistan tetap menyiarkan pembawa acara perempuan dan menguji batas kebebasan media di bawah kelompok itu.

Dilansir AP, Jumat (3/9/2021), Taliban telah membunuh wartawan di masa lalu.

Tetapi telah menjanjikan sistem yang terbuka dan inklusif sejak berkuasa pada 15 Agustus 2021.

Saat dunia mengamati dengan seksama petunjuk tentang Taliban akan memerintah, perlakuan terhadap media akan menjadi indikator kunci.

Bersama dengan kebijakan mereka terhadap perempuan.

Ketika mereka memerintah Afghanistan antara tahun 1996-2001, memaksakan interpretasi Islam yang keras.

Melarang anak perempuan dan perempuan sekolah dan kehidupan publik.