Mau Investasi Aman Sambil Rebahan Kala Pandemi Begini Caranya

VIVA â€" Kondisi ekonomi yang terdampak pandemi COVID-19 sekitar dua tahun terakhir ini memperpanjang konsolidasi yang terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Hal itu disebut menyebabkan sehingga sudah empat tahun lamanya IHSG tidak bergerak ke mana-mana.

Berkaca pada hal tersebut, investor di Indonesia harus benar-benar cermat dalam menentukan instrumen investasinya. Sehingga, apa yang diharapkan, yaitu investasi yang tetap produktif kala pandemi dapat terwujud.

Merespons hal tersebut, Direktur Utama Trimegah Asset Management, Antony Dirga berpendapat, saat ini reksa dana campuran menjadi instrumen investasi yang menjanjikan di masa pandemi dengan kondisi ekonomi yang fluktuatif. 

Sebab, komposisi instrumen investasi tersebut yang tidak mengharuskan minimum investasi pada saham sebesar 80 persen. Hal itu menjadikan investasi terselamatkan karena bersifat fleksibel dan adaptif.