Bupati Sambas Letakkan Batu Pertama Pembangunan Empat Gedung Baru Rumah Sakit Umum Daerah Pemangkat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, Satono meletakan batu pertama pembangunan empat gedung baru Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pemangkat. Peletakan batu pertama secara simbolis oleh Bupati Sambas itu adalah sebagai tanda dimulainya pembangunan empat gedung baru di RSUD Pemangkat.

Empat gedung baru tersebut adalah gedung Unit Gawat Darurat (UGD), Pediatric Intensive Care Unit (PICU), Neonatal Intensive Care Unit (NICU), dan VK Maternal atau Ruang Bersalin.

Selain empat gedung baru dan ruang pelayanan tersebut, RSUD Pemangkat juga akan membangun tempat penampungan air bersih untuk cadangan kebutuhan air di rumah sakit.

• Usai Terima Perawatan Luka Tembak, ODGJ Ngamuk di Pasar Sambas Dirujuk ke RS Jiwa Singkawang

Dijelaskan oleh Bupati, pembangunan empat gedung di RSUD Pemangkat itu adalah bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Sambas.

“Gedung baru yang dibangun dengan sumber anggaran dari Dana Alokasi Khusus. Ini akan menambah kapasitas ruang perawatan di RSUD Pemangkat. Dengan begitu pelayanan terhadap pasien diharapkan juga akan meningkat,” ujarnya, Selasa 10 Agustus 2021.

Satono mengatakan, pembangunan kelima item di RSUD Pemangkat direncanakan akan rampung pada Desember tahun ini.

Karenanya, dia berharap kepada pihak pelaksana yang mengerjakan pembangunan itu bisa diselesaikan tepat waktu. Sehingga bisa langsung diresmikan dan manfaatnya cepat dirasakan masyarakat.

"Mudah-mudahan bangunan ini nanti jadi sesuai harapan kita, tidak ada masalah. Kedua, dengan ditambahnya gedung baru ini bisa memberikan kontribusi yang konkret dan manfaatnya cepat dirasakan masyarakat Kabupaten Sambas,” katanya.

• DPRD Sambas Dukung Pemkab Minta Perusahaan Salurkan CSR untuk Perbaikan Jalan di Kecamatan Subah

Satono mengatakan, penambahan gedung baru di RSUD Pemangkat juga akan mendukung program Satono-Rofi yang akan menggratiskan biaya perawatan kelas III bagi masyarakat Kabupaten Sambas yang tidak terakomodir BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Terlebih lagi kata dia, mereka perkirakan saat ini angka kemiskinan di Kabupaten Sambas menigkat di masa pandemi Covid-19.

“Pemerintah harus benar-benar membuat program yang membantu meringankan beban masyarakat luas. Kita tidak perlu malu-malu menyampaikan bahwa di masa pandemi ini angka kemiskinan sudah pasti meningkat," tuturnya.

Karenanya kata Satono, peletakan batu pertama pembangunan gedung baru di RSUD Pemangkat itu juga akan menjadi harapan baru bagi masyarakat Kabupaten Sambas. Dengan bertambahnya gedung baru otomatis pelayanan akan semakin baik. (*)

(Update Informasi Seputar Kabupaten Sambas)